Logo Susu Segar Nasional Susu Nasional

Jenis Susu untuk Program MBG: Pasteurisasi, UHT, atau Bubuk

Susu Nasional Terbit Diperbarui

Program Makan Bergizi Gratis memakai tiga jenis susu yang berbeda, dan pilihannya jarang ditentukan oleh selera. Yang menentukan adalah kemampuan dapur dan pola pengirimannya — bukan mana yang paling enak atau paling murah per liter.

Artikel ini membandingkan susu pasteurisasi, UHT, dan bubuk dari sisi yang benar-benar dirasakan pengelola dapur: beban kerja, risiko, dan apa yang terjadi kalau sesuatu meleset.

Tiga Jenis Susu yang Dipakai Program MBG

Ketiganya sah dipakai. Yang membedakan adalah cara masing-masing memindahkan beban: ke pemasok, ke perjalanan, atau ke dapur.

Susu pasteurisasi

Dipanaskan pada suhu relatif rendah dalam waktu singkat. Profil gizi dan rasanya paling mendekati susu segar. Bebannya ada di sisi pemasok: pengiriman harus terjadwal dan terjaga suhunya.

Susu UHT

Dipanaskan sangat tinggi dalam hitungan detik lalu dikemas aseptik. Tahan berbulan-bulan tanpa pendingin. Bebannya ada di biaya kemasan dan pada rasa yang lebih "matang".

Susu bubuk

Paling ringan diangkut dan paling awet. Tetapi bebannya berpindah sepenuhnya ke dapur: harus dilarutkan dengan air dan takaran yang benar, setiap hari, untuk ribuan porsi.

Perbandingan Langsung

AspekPasteurisasiUHTBubuk
Kedekatan dengan susu segarPaling dekatSedangPaling jauh
Beban kerja dapurRendahRendahTinggi
Keseragaman antarporsiTerjagaTerjagaBergantung takaran
Ketergantungan jadwal kirimTinggiRendahRendah
Risiko utamaPengiriman melesetKemasan penyokTakaran & mutu air
Kebutuhan pendingin di sekolahBergantung daya tahan produkTidakTidak

Mitos: Pasteurisasi Selalu Butuh Kulkas di Sekolah

Ini anggapan yang paling sering menggugurkan susu pasteurisasi dari pertimbangan, padahal belum tentu benar. Yang menentukan bukan jenis susunya semata, melainkan berapa lama produk itu sanggup bertahan di suhu ruang dan berapa jeda antara barang datang dan susu diminum.

Susu Nasional, misalnya, bertahan 9–10 jam di suhu ruangan terbuka. Untuk pola MBG — susu tiba pagi, diminum sebelum jam pelajaran usai — rentang itu sudah menutup kebutuhan, sehingga sekolah tidak perlu menyediakan pendingin.

Jadi pertanyaan yang benar bukan "apakah ini pasteurisasi?", melainkan "berapa jam produk ini aman di suhu ruang, dan berapa jeda di tempat saya?"

Kapan Susu Bubuk Menjadi Pilihan yang Mahal?

Di atas kertas susu bubuk paling murah. Di lapangan, biayanya sering muncul di tempat yang tidak dihitung:

Susu bubuk masuk akal bila dapur punya tenaga berlebih dan pengawasan takaran yang ketat. Di luar itu, penghematannya semu.

Apa yang Berubah pada Susu Saat Dipanaskan?

Ketiga jenis susu dibedakan oleh satu variabel: seberapa keras susu dipanaskan, dan berapa lama. Pasteurisasi memakai panas secukupnya untuk mematikan mikroba berbahaya, lalu berhenti. UHT mendorong panas jauh lebih tinggi agar produk bisa disimpan berbulan-bulan tanpa pendingin. Susu bubuk menambah satu tahap lagi: seluruh airnya diuapkan.

Setiap tahap tambahan itu membeli ketahanan dengan membayar sesuatu. Yang dibayar bukan hanya rasa, tetapi juga sebagian karakter gizi dan tekstur alami susu. Untuk program yang tujuannya perbaikan gizi anak, urutan ini layak dipahami sebelum memutuskan — bukan karena satu jenis "buruk", melainkan karena pilihannya sebaiknya sadar, bukan kebetulan.

Dalam praktik pengadaan, pertimbangan ini sering kalah oleh kebiasaan: dapur memilih apa yang dulu dipakai, atau apa yang ditawarkan pertama kali. Padahal konsekuensinya berjalan setiap hari sepanjang tahun ajaran.

Beban yang Tidak Muncul di Penawaran Harga

Penawaran pemasok hampir selalu berisi satu angka: harga per unit. Yang tidak tertulis adalah pekerjaan yang ikut berpindah ke pihak Anda. Tiga contoh yang paling sering terjadi:

Cara membandingkan yang jujur: hitung biaya sampai susu berada di tangan anak, termasuk jam kerja yang terpakai. Angka per liter di pabrik hampir selalu menyesatkan.

Risiko Masing-masing Jenis Saat Ada yang Meleset

Pilihan yang baik bukan yang paling bagus saat semuanya lancar, melainkan yang paling tidak merugikan saat ada yang gagal. Berikut yang terjadi pada hari buruk:

  1. Pasteurisasi, pengiriman terlambat tiga jam. Masih aman bila daya tahan produk di suhu ruang mencukupi; yang terganggu jadwal penyajian, bukan keamanannya.
  2. UHT, kemasan penyok saat bongkar. Kemasan yang bocor harus disingkirkan seluruhnya. Kerugiannya terbatas pada jumlah yang rusak.
  3. Bubuk, takaran meleset. Ini yang paling sulit dideteksi: susu tetap terlihat normal, tetapi gizinya di bawah rencana, dan tidak ada yang tahu sampai dilakukan pengujian.

Risiko ketiga adalah yang paling berbahaya justru karena tidak terlihat. Dua risiko pertama memberi tanda; yang ketiga tidak.

Cara Memilih dalam Tiga Pertanyaan

  1. Berapa jeda antara susu diterima dan diminum anak? Di bawah daya tahan produk di suhu ruang, pasteurisasi aman tanpa pendingin.
  2. Apakah pengiriman bisa dijadwalkan harian dengan jam pasti? Bila ya, pasteurisasi memberi mutu terbaik. Bila tidak, UHT lebih aman.
  3. Apakah dapur punya tenaga untuk melarutkan ribuan porsi? Bila tidak, coret susu bubuk sejak awal.

Tiga pertanyaan itu biasanya sudah menyisakan satu jawaban yang jelas.

Bagaimana Memilih Pemasok yang Cocok?

Setelah jenis susu ditentukan, langkah berikutnya mencari pemasok yang jenis produknya sesuai dan ketentuan pemesanannya cocok dengan skala program Anda.

Susu Nasional diproduksi CV Cita Nasional, yang sejak 10 November 2000 mengolah susu segar di Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Lebih dari 25 tahun menjalankan distribusi susu harian, dan kini menyediakan kebutuhan susu untuk program Makan Bergizi Gratis dengan pengantaran langsung ke sekolah titik layanan SPPG.

Kriteria pemesanan

KetentuanRincian
ProdukSusu pasteurisasi, gelas plastik PP 160 ml
HargaRp 2.600 per pcs (area Jakarta), sudah termasuk antar ke sekolah dengan cooling box dan es
Minimal order2.001 pcs
Prosedur POPre-order H-3 sebelum tanggal pengiriman
PembayaranCOD, maksimal H+1 setelah barang diterima
PengirimanLangsung ke sekolah titik layanan SPPG, bukan ke gudang perantara
Daya tahan9–10 jam di suhu ruangan terbuka; hingga 7 hari dalam freezer

Aspek legal

DokumenNomorMasa berlaku
Izin Edar BPOMMD 221111001000345s.d. 9 September 2030
Sertifikat Halal BPJPHID00210001321590123s.d. 23 Januari 2027
Nomor Kontrol VeterinerUPS-332201-0004, Tingkat II5 tahun sejak 8 Agustus 2025
Uji laboratoriumSIG.LHP.VII.2025.151056169PT Saraswanti Indo Genetech, terakreditasi KAN
Izin edar BPOM RI MD 221111001000345 untuk Susu Pasteurisasi Rasa Tawar merek Nasional kemasan 160 ml
Izin Edar BPOM RI MD 221111001000345 — Susu Pasteurisasi Rasa Tawar, gelas plastik PP 160 ml.

Salinan seluruh dokumen di atas dapat diminta untuk arsip pengadaan Anda. Periksa dua hal pada tiap dokumen: nama badan usaha yang tercantum, dan masa berlakunya.

Penutup

Tidak ada jenis susu yang unggul mutlak untuk MBG. Yang ada adalah kecocokan antara jenis susu, pola pengiriman, dan kemampuan dapur. Mulailah dari mengukur jeda waktu di tempat Anda — jawabannya biasanya langsung mengerucut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah susu pasteurisasi lebih bergizi daripada UHT?+

Proses UHT memakai panas jauh lebih tinggi, sehingga pasteurisasi mempertahankan profil gizi yang lebih mendekati susu segar. Keduanya tetap merupakan sumber protein dan kalsium.

Apakah susu bubuk boleh dipakai untuk MBG?+

Boleh, selama air dan takarannya terkendali. Tanpa itu, keseragaman mutu antarporsi sulit dijaga.

Mana yang paling murah per porsi?+

Bandingkan harga sampai di sekolah, bukan per liter di pabrik, dan masukkan biaya tenaga serta kerusakan kemasan ke dalam hitungan.

Butuh pasokan susu untuk program MBG?

Hubungi langsung untuk ketersediaan, harga wilayah Anda, dan jadwal pengiriman ke sekolah. Minimal order 2.001 pcs, pre-order H-3.

Pesan via WhatsApp

Baca Juga